Nama : Khansa Hidayah Fakhriyani
NPM : 2A213869
Kelas : 4EB15
A. Etika Teologi
NPM : 2A213869
Kelas : 4EB15
A. Etika Teologi
Berasal
dari kata yunani. Telos berarti tujuan. Mengukur baik buruknya suatu tindakan
berdasarkan tujuan yang mau dicapai atau berdasarkan akibat dari tindakan
tersebut. Aliran etika teologi terbagi menjadi dua, yaitu :
1. Egoisme
etis
Inti
pandangan egoisme adalah bahwa tindakan dari setiap orang pada dasarnya untuk
mengejar tujuan pribadi dan memajukan dirinya sendiri. Egoisme ini baru menjadi
serius ketika ia cenderung menjadi hedonistis, yaitu kebahagiaan dan kepentingan pribadi diterjemahkan semata-mata
sebagai kenikmatan fisik yang bersifat vulgar.
Contoh
Egoisme etis : A adalah seorang pengusaha muda yang
sukses dan dia sangat tekun dalam bekerja. Namun meski begitu, A adalah
seseorang yang pelit dan hanya menggunakan uang hasil kerja kerasnya untuk
bersenang-senang atau kepentingannya sendiri.
2. Utilitarianisme
Menurut
teori ini suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat, tapi manfaat itu
harus menyangkut bukan saja satu dua orang melainkan masyarakat sebagai
keseluruhan. Prinsip dasar utilitarianisme adalah :
a.
Manfaat
terbesar bagi jumlah orang terbesar diterapkan pada perbuatan
b.
Aturan
membatasi diri pada justifikasi aturan-aturan moral
Contoh
Utilitarianisme : B adalah seseorang yang pintar dan
rajin belajar. Berkat itu pula, B bisa mendapatkan beasiswa di universitas
terbaik. Namun, B adalah orang yang sangat baik. Dia tak segan-segan untuk
mengajarkan ke temannya bila temannya tidak mengerti pelajaran yang dipelajari
di universitasnya.
B. Deontology
Istilah
deontology berasal dari kata yunani yaitu deon yang berarti kewajiban. Yang
menjadi dasar baik buruknya perbuatan adalah kewajiban. Ada tiga prinsip yang
harus di penuhi :
1.
Supaya
tindakan punya nilai moral, tindakan ini harus di jalankan berdasarkan
kewajiban
2.
Nilai
moral dari tindakan ini tidak tergantung tercapainya tujuan dari tindakan itu
tergantung pada kemauan baik yang mendorong sesorang untuk melakukan tindakan
itu, berarti kalaupun tujuan tujuan tidak tercapai tindakan itu sudah dinilai
baik.
3.
Sebagai
konsekuensi dari kedua prinsip tersebut, kewajiban adalah hal yang niscaya dari
tindakan yang dilakukan berdasarkan sikap hormat pada hukum moral universal.
Contoh
Deontology : C berkeinginan menjadi seorang guru karena dia senang mengajar dan
keinginan tersebut telah tercapai. C menjadi seorang guru di salah satu SMA di
dekat rumahnya. Dan C memiliki kewajiban untuk mendidik anak-anak sekolahnya
agar menjadi anak yang pintar dan berprestasi.
C.
Teori Hak
Dalam pemikiran moral dewasa ini
barangkali teori hak ini adalah pendekatan yang paling banyak dipakai untuk
mengevaluasi baik buruknya suatu perbuatan atau perilaku. Teori Hak
merupakan suatu aspek dari teori deontologi, karena berkaitan dengan
kewajiban. Hak dan kewajiban bagaikan dua sisi uang logam yang sama. Hak
didasarkan atas martabat manusia dan martabat semua manusia itu sama. Karena
itu hak sangat cocok dengan suasana pemikiran demokratis.
Contoh Teori Hak : Seorang anak memiliki hak untuk
memilih dan menentukan apa mimpi dan cita-cita yang ingin diraih sesuai
keinginannya dan bagaimana cara anak tersebut mewujudkannya asal masih dalam
hal hal positif.
D.
Teori
Keutamaan (Virtue)
Tidak
ditanyakan apakah suatu perbuatan tertentu adil, atau jujur, atau murah hati
dan sebagainya. Keutamaan
bisa didefinisikan sebagai berikut : disposisi watak yang
telah diperoleh seseorang dan memungkinkan dia untuk
bertingkah laku baik secara moral.
Contoh Teori Keutamaan :
- Kebijaksanaan : Merupakan suatu keutamaan yang membuat seseorang mengambil keputusan tepat dalam setiap situasi.
- Keadilan : Keutamaan lain yang membuat seseorang selalu memberikan kepada sesama apa yang menjadi haknya
- Suka bekerja keras : Keutamaan yang membuat seseorang mengatasi kecenderungan spontan untuk bermalas – malasan. Ada banyak keutamaan semacam ini. Seseorang adalah orang yang baik jika memiliki keutamaan.
- Hidup yang baik : Seseorang menjalankan hidup dengan tenang tanpa harus terlalu memikirkan beban yang sedang dia pikul dengan menikmati hidup.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar