Nama :
Khansa Hidayah Fakhriyani
NPM : 2A213869
Kelas :
4EB11
Mata Kuliah :
Akuntansi Internasional
ANALISIS S.W.O.T
1. Pengertian
Analisis SWOT
Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan
untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang
(opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi
bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths,
weaknesses, opportunities, dan threats). SWOT akan lebih baik dibahas dengan
menggunakan tabel yang dibuat dalam kertas besar, sehingga dapat dianalisis
dengan baik hubungan dari setiap aspek.
Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari
spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal
yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. Analisis SWOT
dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilah berbagai hal yang
mempengaruhi keempat faktornya, kemudian menerapkannya dalam gambar matrik
SWOT, di mana aplikasinya adalah bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil
keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana cara
mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari
peluang (opportunities) yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths)
mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, dan terakhir adalah bagaimana cara
mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi
nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.
2. Analisis SWOT terhadap Profesi Akuntan di Era Global
A.
Kekuatan (Strengths)
Akuntan di Era Global
Akuntan sebagai salah satu elemen yang berkontribusi dengan
korporasi dituntut sebagai salah satu penyelamat dari stakeholders. Keputusan
investor untuk berinvestasi atau menarik investasinya bergantung pada informasi
yang diberikan oleh akuntan. Ekspektasi stakeholders terhadap perusahaan akan
bertambah jika manajemen make a good decision based on real financial report.
Maka dari itu akuntan dituntut agar memberikan laporan keuangan yang transparan
dan akuntabilitas agar menyejahterakan stakeholders, yang mana itu merupakan salah
satu tujuan dari korporasi.
Korporasi sebagai suatu organisasi membutuhkan manajemen yang baik
di dalam mengelola korporasi dalam menghasilkan kinerja yang optimal. Untuk
menerapkan manajemen yang bagus diperlukan corporate governance yang
diimplementasikan dengan berdasarkan kepada pendekatan open system Akuntan
merupakan salah satu profesi yang mendukung diterapkannya corporate governance.
Prinsip akuntabilitas dan transparansi sebagai bagian dari prinsip corporate
governance merupakan bukti bahwa akuntan berperan penting di dalam sebuah
organisasi dalam menghadapi era globalisasi.
B.
Kelemahan
(Weaknesses) Akuntan di Era Global
Masih banyak akuntan Indonesia yang susah mendapatkan pekerjaan di
negara sendiri dikarenakan banyak perusahaan yang memakai jasa akuntan asing. Selain
itu, masih banyak akuntan Indonesia yang masih belum menguasai bahasa asing
seperti bahasa inggris. Padahal, pengusaan bahasa asing khususnya bahasa
inggris sangat diperlukan untuk membantu akuntan dalam bekerja.
Pemahaman atas standar profesi, akuntansi, audit, dan bidang terkait
yang berlaku secara global dan peningkatan kualitas individu untuk bersaing
secara regional dan global juga masih kurang dikuasai oleh akuntan Indonesia
yang menyebabkan akuntan Indonesia kalah bersaing dengan akuntan asing yang
mencari pekerjaan di Indonesia.
C.
Peluang
(Opportunities) Akuntan di Era Global
Akuntansi sangat penting bagi kesukesan sebuah perusahaan ataupun
lembaga pemerintahan di Indonesia. Dari perusahaan yang baru dibangun hingga
yang sudah memiliki kesukesan, semua membutuhkan akuntan. Hal itu dikarenakan
sebagian besar faktor akuntansi yang dapat mendukung kinerja sebuah perusahaan
seperti, audit, pajak, administrasi keuangan dan faktor faktor lainnya.
Maka dari itu akuntan Indonesia memiliki peluang yang sangat besar
untuk mengisi lapangan pekerjaan yang sangat terbuka, mengingat sebagian besar
masyarakat Indonesia memilih jurusan akuntansi sebagai jurusan ter-favourite.
Jumlah register akuntan dari tahun ke tahun terus mengalami
peningkatan dengan banyaknya lulusan lulusan program studi akuntansi dari
berbagai universitas maupun perguruan tinggi lainnya di Indonesia.
D.
Ancaman atau
Tantangan (Threats) Akuntan di Era Global
Tantangan profesi akuntan adalah bagaimana caranya menjadi tuan
rumah di negeri sendiri, yakni setidaknya pemakai jasa akuntansi dalam negeri
tidak dikuasai akuntan asing.
Akuntan Indonesia juga harus menguasai bahasa internasional khususnya
bahasa inggris untuk menunjang dalam bekerja. Penguasaan bahasa inggris
diperlukan karena keberadaannya sebagai bahasa internasional dan akuntan harus
menguasai baik secara lisan maupun tulisan.
Selain bahasa, akuntan juga harus menguasai penggunaan komputer
khususnya aplikasi aplikasi akuntansi, keterampilan dasar, berpikir kritis serta
berperilaku sesuai kode etik yang telah ditentukan.
Tantangan lainnya yang lebih serius adalah masalah integritas
akuntan Indonesia. Banyak kasus pelanggaran kode etik profesi yang melibatkan
akuntan Indonesia. Seperti contohnya kasus sembillan KA yang diduga melakukan
kolusi dengan kliennya, kasus pelanggaran kode etik BPK dalam kasus hambalang,
serta kasus kasus lainnya.
Sumber :