Minggu, 12 Maret 2017

Analisis S.W.O.T terhadap Profesi Akuntan di Era Global

Nama              :  Khansa Hidayah Fakhriyani
NPM                :  2A213869
Kelas               :  4EB11
Mata Kuliah  :  Akuntansi Internasional

ANALISIS S.W.O.T
1.  Pengertian Analisis SWOT
Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats). SWOT akan lebih baik dibahas dengan menggunakan tabel yang dibuat dalam kertas besar, sehingga dapat dianalisis dengan baik hubungan dari setiap aspek.
Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. Analisis SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya, kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT, di mana aplikasinya adalah bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, dan terakhir adalah bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.

2.   Analisis SWOT terhadap Profesi Akuntan di Era Global
A.     Kekuatan (Strengths) Akuntan di Era Global
Akuntan sebagai salah satu elemen yang berkontribusi dengan korporasi dituntut sebagai salah satu penyelamat dari stakeholders. Keputusan investor untuk berinvestasi atau menarik investasinya bergantung pada informasi yang diberikan oleh akuntan. Ekspektasi stakeholders terhadap perusahaan akan bertambah jika manajemen make a good decision based on real financial report. Maka dari itu akuntan dituntut agar memberikan laporan keuangan yang transparan dan akuntabilitas agar menyejahterakan stakeholders, yang mana itu merupakan salah satu tujuan dari korporasi.
Korporasi sebagai suatu organisasi membutuhkan manajemen yang baik di dalam mengelola korporasi dalam menghasilkan kinerja yang optimal. Untuk menerapkan manajemen yang bagus diperlukan corporate governance yang diimplementasikan dengan berdasarkan kepada pendekatan open system Akuntan merupakan salah satu profesi yang mendukung diterapkannya corporate governance. Prinsip akuntabilitas dan transparansi sebagai bagian dari prinsip corporate governance merupakan bukti bahwa akuntan berperan penting di dalam sebuah organisasi dalam menghadapi era globalisasi.


B.     Kelemahan (Weaknesses) Akuntan di Era Global
Masih banyak akuntan Indonesia yang susah mendapatkan pekerjaan di negara sendiri dikarenakan banyak perusahaan yang memakai jasa akuntan asing. Selain itu, masih banyak akuntan Indonesia yang masih belum menguasai bahasa asing seperti bahasa inggris. Padahal, pengusaan bahasa asing khususnya bahasa inggris sangat diperlukan untuk membantu akuntan dalam bekerja.
Pemahaman atas standar profesi, akuntansi, audit, dan bidang terkait yang berlaku secara global dan peningkatan kualitas individu untuk bersaing secara regional dan global juga masih kurang dikuasai oleh akuntan Indonesia yang menyebabkan akuntan Indonesia kalah bersaing dengan akuntan asing yang mencari pekerjaan di Indonesia.

C.      Peluang (Opportunities) Akuntan di Era Global
Akuntansi sangat penting bagi kesukesan sebuah perusahaan ataupun lembaga pemerintahan di Indonesia. Dari perusahaan yang baru dibangun hingga yang sudah memiliki kesukesan, semua membutuhkan akuntan. Hal itu dikarenakan sebagian besar faktor akuntansi yang dapat mendukung kinerja sebuah perusahaan seperti, audit, pajak, administrasi keuangan dan faktor faktor lainnya.
Maka dari itu akuntan Indonesia memiliki peluang yang sangat besar untuk mengisi lapangan pekerjaan yang sangat terbuka, mengingat sebagian besar masyarakat Indonesia memilih jurusan akuntansi sebagai jurusan ter-favourite.
Jumlah register akuntan dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan dengan banyaknya lulusan lulusan program studi akuntansi dari berbagai universitas maupun perguruan tinggi lainnya di Indonesia.

D.     Ancaman atau Tantangan (Threats) Akuntan di Era Global
Tantangan profesi akuntan adalah bagaimana caranya menjadi tuan rumah di negeri sendiri, yakni setidaknya pemakai jasa akuntansi dalam negeri tidak dikuasai akuntan asing.
Akuntan Indonesia juga harus menguasai bahasa internasional khususnya bahasa inggris untuk menunjang dalam bekerja. Penguasaan bahasa inggris diperlukan karena keberadaannya sebagai bahasa internasional dan akuntan harus menguasai baik secara lisan maupun tulisan.
Selain bahasa, akuntan juga harus menguasai penggunaan komputer khususnya aplikasi aplikasi akuntansi, keterampilan dasar, berpikir kritis serta berperilaku sesuai kode etik yang telah ditentukan.
Tantangan lainnya yang lebih serius adalah masalah integritas akuntan Indonesia. Banyak kasus pelanggaran kode etik profesi yang melibatkan akuntan Indonesia. Seperti contohnya kasus sembillan KA yang diduga melakukan kolusi dengan kliennya, kasus pelanggaran kode etik BPK dalam kasus hambalang, serta kasus kasus lainnya.

Sumber :