Senin, 19 Januari 2015

BAHASA INDONESIA 2 "LAPORAN ILMIAH DAN RANCANGAN USULAN PENELITIAN"

I.  LAPORAN ILMIAH           
Laporan ilmiah merupakan laporan dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh seorang peneliti dengan menggunakan gaya bahasa yang digunakan disesuaikan dengan jenis sasaran peneliti yaitu sesame kolega ilmuan, kepada para pembuat keputusan, ataupun kepada masyarakat umum, serta berfungsi sebagai alat komunikasi antara peneliti dengan pembaca.

a.   Macam-Macam Laporan Ilmiah
  1. Laporan Berbentuk Formulir Lisan
    Laporan ini biasanya telah disiapkan blanko daftar isian yang diserahkan pada tujuan yang akan dicapai
  2. Laporan Berbentuk Surat
    Laporan yang bentuk surat prinsipnya sama dengan surat biasa perbedaannya terletak pada isi dan panjang surat  dan biasanya pendekatannya bersifat pribadi dan menggunakan bahasa informal.
  3. Laporan Berbentuk Memorandum
    Laporan berbentuk memo atau catatan pendek lebih singkat dibanding surat. Laporan ini sering digunakan dalam lingkungan organisasi / lembaga / antara atasan dan bawahan dalam suatu hubungan kerja.
  4. Laporan Perkembangan dan Keadaan
    Laporan perkembangan adalah laporan yang bertujuan untuk menyampaikan perkembangan,perubahan yang sudah dicapai dalam usaha untuk mencapai tujuan/sasaran yang telah ditentukan tujuannya untuk menyebarkan kondisi yang ada pada saat laporan itu dibuat.
  5. Laporan Berkala / Periodik
    Laporan berkala dibuat secara rutin (harian, mingguan,bulanan, tahunan) atau dalam jangka waktu tertentu dan dibedakan dari laporan yang lain berdasarkan tujuannya, misalnya laporan keuangan,produksi dan peningkatan prestasi.
  6. Laporan Laboratoris / Hasil Penelitian
    Laporan laboratoris tujuannya untuk menyampaikan hasil dari percobaan / penelitian yang dilakukan dilaboratorium. Dalam hal-hal tertentu laporan itu bukan hanya menyajikan hasil kegiatan dilaboratoria, tetapi juga harus menerapkan masalah-masalah khusus bahkan kegiatan-kegiatan yang di inginkan.
  7. Laporan Formal / Semi Formal
    Laporan formal ialah laporan yang memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu / sistematika baku sebuah laporan ilmiah.jika tidak lengkap menjadi laporan semi formal
b.   Ciri­­-Ciri Laporan
  1. Ringkas.            3.   Logis.
  2. Lengkap.           4.   Sistematis.

c.   Syarat-syarat pembuatan Laporan

  1. Clear : Kejelasan suatu laporan diperlukan baik kejelasan dalam pemakaian bahasa, istilah, maupun kata-kata harus yang mudah dicerna, dipahami dan dimengerti bagi si pembaca.
  2. Mengenai sasaran permasalahannya : Caranya dengan jalan menghindarkan pemakaian kata-kata yang membingungkan atau tidak muluk-muluk, demikian juga hal dalam penyusunan kata-kata maupun kalimat harus jelasm singkat jangan sampai melantur kemana-mana dan bertele-tele yang membuat si pembaca laporan semakin bingung dan tidak mengerti.
  3. Lengkap (complete) : Kelengkapan tersebut menyangkut :#. Permasalahan yang dibahas harus sudah terselesaikan semua sehingga tidak menimbulkan tanda tanya#. Pembahasan urutan permasalahan harus sesuai dengan prioritas penting tidaknya permasalahan diselesaikan
  4. Tepat waktu dan cermat : Tepat waktu sangat diperlukan dalam penyampaian laporan kepada pihak-pihak yang membutuhkan karena pihak yang membutuhkan laporan untuk menghadapi masalah-masalah yang bersifat mendadak membutuhkan pembuatan laporan yang bisa diusahakan secepat-cepatnya dibuat dan disampaikan.
  5. Tetap (consistent) : Laporan yang didukung data-data yang bersifat tetap dalam arti selalu akurat dan tidak berubah-ubah sesuai dengan perubahan waktu dan keadaan akan membuat suatu laporan lebih dapat dipercaya dan diterima.
  6. Objective dan Factual : Pembuatan laporan harus berdasarkan fakta-fakta yang bisa dibuktikan kebenarannya maupun dibuat secara obyektif.
  7. Harus ada proses timbal balik :
    a. Laporan yang baik harus bisa dipahami dan dimengerti sehingga menimbulkan gairah dan minat si pembaca.
    b. Jika si pembaca memberikan respon berarti menunjukkan adanya proses timbal balik yang bisa memanfaatkan secara pemberi laporan maupun si pembaca laporan.

II. MENULIS LAPORAN ILMIAH

A. Unsur-unsur Kerangka Laporan

a.  Bagian Pembuka
Bagian pembuka umumnya digunakan apabila laporan merupakan tulisan yang terdiri sendiri secara utuh. Untuk laporan penelitian dalam jurnal atau bagian dari sebuah buku, tidak seluruh unsur dalam bagian pembuka tersebut digunakan. Bagian pembuka ini terdiri atas :
  1. Halam judul yaitu, judul, maksud, tujuan penulisan, identitas penulis, instansi asal, kota penyusunan, dan tahun.
  2. Halaman pengesahan (jika perlu)
  3. Halaman motto atau semboyan (jika perlu)
  4. Halaman persembahan (jika perlu)
  5. Prakata
  6. Daftar isi
  7. Daftar tabel (jika ada)
  8. Daftar gambar (jika ada)
  9. Abstrak yaitu, uraian singkat tentang isi laporan

b.  Bagian Isi
Pada bagian isi, seluruh komponen pendahuluan, kajian pustaka dan kerangka teori, metodologi penelitian, hasil dan pembahasan, serta simpulan dan saran disajikan secara lengkap. Bagian isi terdiri dari:
a.  Bab I Pendahuluan terdiri atas:
  • Latar belakang
  • Identitas masalah
  • Pembatasan masalah
  • Rumusan masalah
  • Tujuan dan manfaat

b.  Bab II Kajian Pustaka
Dalam kajian pustaka dapat mengungkapkan teori –teori serta gasil penelitian terdahulu yang pernah dilakukan pada topikyang sama.

c.  Bab III Metode
Didalam bagian ini dijelaskan secara rinci mengenai desain penelitian, populasi dan sampel penelitian, metode pengumpulan dan analisis data serta kelemahan penelitian.

d.  Bab IV Pembahasan
Pada pembahasan yang biasanya di bahasa adalah sebuah inti dari tulisan ilmah tersebut, bagian ini seorang penulis menyampaikan dengan cermat hasil yang sudah dianalisis olehnya serta pembahasannya, berdasarkan kajian pustaka dan kerangka teori yang telah dijelskan pada bagian sebelumnya.

e.  Bab V Penutup
Pada penutup berisi tentang kesimpulan dan saran dari laporan penelitian ilmiah tersebut.

3.    Bagian Penutup
Pada bagian penutup dalam penulisan ilmah terdri dari 3 pokok yaitu:
a.    Daftar pustaka
b.    Daftar lampiran
c.    Indeks daftar istilah

B.  Manfaat Penyusunan Laporan
Penyusunan laporan ilmiah yang disusun pasti memiliki manfaat. Berikut manfaat  penyusunan laporan ilmiah khususnya bagi pihak-pihak sebagai berikut :

1. Peneliti Manfaat penyusunan laporan penelitian bagi peneliti adalah :
  • Merupakan bukti bahwa peneliti telah menemukan sesuatu.
  • Untuk menunjukkan hasil temuannya agar dikenal oleh banyak pihak (ilmuwan,  pemerintah serta masyarakat).
  • Membuat hasil penelitian menjadi lebih bermakna.

2. Para Ilmuwan Dengan penemuan melalui penelitian, khasanah ilmu pengetahuan akan bertambah luas. Penambahan ilmu berarti bertambah pula tempat berpijak bagi mereka dalam mengembangkan pengetahuan lebih lanjut.

3. Pemerintah Informasi yang diperoleh dari penelitian akan bermanfaat bagi penentuan kebijakan sehingga daya dukung kebijakan tersebut cukup kuat karena berupa data actual.

III. RANCANGAN USULAN PENELITIAN

A.  Pengertian
Usulan penelitian merupakan sarana bagi peneliti untuk mengkomunikasikan pemikirannya mengenai masalah yang akan diteliti dan berfungsi untuk meyakinkan pembaca atau penilai bahwa pemikiran peneliti layak untuk dilaksanakan dan memberikan manfaat terkait ilmu yang bersangkutan. 

B.  Guna Rancangan Usaha Penelitian
  • Menentukan batas–batas penelitian yang berkaitan dengan tujuan penelitian. Apabila tujuan penelitian tidak dirumuskan dengan jelas, maka penelitian ituseperti tidak ada ujung–pangkalnya. 
  • Memberikan gambaran yang jelas tentang apa yang harus dilakukan dan jugamemberikan gambaran tentang kesulitan–kesulitan yang akan dihadapi. Dengan demikian, dapat dipikirkan cara–cara mengatasi kesulitan–kesulitan tersebut terlebih dahulu.

C.  Bentuk dan isi usulan penelitian

1.  Halaman Judul
a.  Judul Usulan Penelitian                          e.  Nama Jurusan
b.  Jenis Laporan                                          f.  Nama Program Studi
c.  Lambang Institusi Perguruan Tinggi      g.  Nama Perguruan Tinggi
d.  Nama mahasiswa dan NIM                    h.  Tahun Pengajuan

2.  Halaman Persetujuan
a.  Judul usulan penelitian
b.  Persetujuan dosen pembimbing beserta tandatangan dan waktu persetujuan

3.   Daftar Isi : Daftar Isi merupakan daftar yang menunjukkan isi bagian-bagian dalam skripsi maupun sub-sub bagiannya beserta nomor halamannya.

4.    Isi : Dibagian isi terdiri dari beberapa bab dan dari beberapa bab tersebut masih terdapat beberapa sub bab.

Sumber Terkait  :





Tidak ada komentar:

Posting Komentar